Rabu, 07 Maret 2012

Kapuas Tambah Hutan Kota



Tribun Kalteng – Rabu, 7 Maret 2012  menurunkan berita “Kapuas Tambah Hutan Kota”. Dikatakan bahwa Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kapuas, Kalteng akan menambah kawasan hutan walau hutan itu sebenarnya hutan di tengah kota.
 
Kepala BLH Kapuas, Lesmiriadi kepada wartawan, Rabu (7/3/2012) menjelaskan, pihaknya sudah membuat ruang terbuka hijau atau RTH, yang berada di belakang maupun depan kantornya, di Jalan Pemuda Kapuas.
 
Ditambahkannya, dia berencana ingin mewujudkan membangun tambahan tiga lokasi hutan kota. Lokasi alternatifnya di Jalan A Yani, eks Batalyon 631 Antang, Jalan Kalimantan, eks PT STI area Gedung Mangatang Tarung. Kemudian di Jalan Jepang Lintas Trans Kalimantan. Di tiga tempat ini, nantinya akan ditanami pepohonan jenis kayu keras, bak hutan yang sebenarnya. Daripada lokasi itu tak terpakai, lebih baik dimanfaatkan saja.

  “Sekarang ini hutan kota yang sudah ada cuma satu, yakni hutan kota yang berada di Jalan Tambun Bungai atau depan RSUD dr Soemarno Kapuas. Tempat itu setiap sore tak pernah sepi dari warga yang datang untuk bersantai,”ucap Lesmiriadi.

Selasa, 06 Maret 2012

Musim Buah 2011 Tembus Awal 2012


Musim buah tahun 2011 di Kalimantan Tengah yang berlangsung sejak Oktober 2011, ternyata terus berkelanjutan hingga Maret 2012. Dengan demikian musim buah tahun ini merupakan musim banjir buah-buahan yang panjang dan masa panen yang melimpah.

Aneka ragam buah lokal Kalimantan yang banyak ditemukan di pasaran adalah durian, cempedak, rambai, papaken/pampaan (durian merah), duku, langsat, manggis, kuini, rambutan, mangga, kapul /kepel dan lain-lain.

Kabupaten Kapuas sebagai penghasil terbesar buah cempedak, durian, rambutan dan kuini ternyata telah cukup banyak kehilangan buah-buahan khas khas daerah dan endemis Kalimantan yang dulunya cukup mudah dijumpai.


BERITA – lingkungan.infogue.com – menurunkan tulisan “Buah-buahan Dari Hutan Kapuas Mulai Langka”  mengutip dari Antaranews.com menuliskan, “Buah-buahan hasil hutan yang bisa dikonsumsi warga pedalaman sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah saat ini mulai langka akibat pembabatan hutan”.

Diduga pembabatan dilakukan oleh sejumlah orang dari perusahaan sawit yang masuk di kawasan itu. “Padahal dulunya, warga kita yang ada di pedalaman sungai Kapuas hampir setiap setahun sekali bisa memakan buah-buahan hutan itu,” kata Pemerhati Budaya Adat Dayak Kapuas, Sulatin, di Kuala Kapuas, Senin.

Buah-buhan hutan yang bisa dimakan dan saat ini sudah jarang sekali ditemukan di hutan lain katanya tongkoi, rahung, durian tingang, embang, tanggaring, siwau, asem humbang, tangkuhis, enyak beruk, pampaken. Menurutnya, karena batang buah-buahan hutan tersebut sudah ditebang oleh sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit sehingga saat ini untuk mencari batang pohon buah tersebut di hutan sangat sulit.


“Ketika saya mencoba mencari buah-buahan itu, sekarang ini hutannya sudah tidak ada lagi karena hutannya sudah dibabat dan pohon buah-buahan itu sudah tidak ada lagi,” katanya.(*)

Minggu, 04 Maret 2012

AKAN ADA LALUHAN PADA HUT KABUPATEN KAPUAS 2012


Dalam rangkaian memeriahkan hari jadi kota Kuala Kapuas yang ke 206 sekaligus memperingati hari ulang tahun Pemerintah Kabupaten Kapuas ke 61 tahun 2012, salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah upacara adat Laluhan.

Untuk sekedar menyegarkan ingatan kita, berikut di-review kegiatan Laluhan pada puncak semarak Hari Jadi ke-205 kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun ke-60 Pemerintah Kabupaten Kapuas di Pelabuhan Danau Mare Kuala Kapuas pada hari Jumat tanggal 25 Maret 2011.


Laluhan atau Perang Air Suku Dayak Ngaju Kuala Kapuas


Dayak Pos Online dalam tema Budaya Kalteng  mendeskripsikan “Laluhan” sebagai Perang Air Suku Dayak Ngaju.  Budaya Laluhan ini merupakan sebuah rangkaian prosesi upacara adat suku Dayak di Kalimantan Tengah yang biasanya satu rangkaian dengan acara-acara tertentu misalnya Tiwah.

Suasana perang air tahun lalu di Pelabuhan Danau Mare Kuala Kapuas merupakan bagian dari rangkaian upacara Mamapas Lewu Kapuas yang merupakan bagian dari perayaan rutin hari ulang tahun kota Kuala Kapuas dan pemerintah kabupaten Kapuas.

Tentu kejadian ini bukan perang dalam arti peperangan yang sesungguhnya karena alat perang yang digunakan adalah tombak dari batang suli yang sudah ditumpulkan ujung-ujungnya. Perang-perangan di atas air yang diperagakan warga  merupakan satu atraksi warisan budaya asli suku Dayak Ngaju Kuala Kapuas yang secara turun temurun sudah mengenal “Laluhan”.

Budaya Laluhan sebagai tradisi perang air suku Dayak Ngaju penduduk asli Kuala Kapuas ini adalah peristiwa budaya  simbolik yang menggambarkan betapa gigihnya warga Dayak mempertahankan wilayahnya dari gangguan musuh. Simbolisme ini juga bagian dari betapa gigihnya warga memerangi kemiskinan dan keterbelakangan sehingga nantinya menjadi sebuah masyarakat yang maju dan beradab.

Diagendakannya upacara adat yang bersumber dari kepercayaan nenek moyang Dayak Ngaju yang menganut “Kaharingan” ini  maka Laluhan diangkat pula menjadi peristiwa budaya yang menjadi ciri khas Kuala Kapuas sebagai  KOTA AIR yang terus berjuang keras menuju kabupaten Kapuas yang AMANAH.

PULAU TELO AKAN DIBANGUN GAZEBO


Subuah tim kecil dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas telah melaksanakan survei ke desa Tambak Bajai di kecamatan Dadahup dan Pulau Telo di desa Pulau Telo kecamatan Selat selama 3 (tiga) hari antara tanggal 20 – 22 Februari 2012.

Hasil dari perjalanan ke Pulau Telo di kecamatan Selat tim berkesimpulan bahwa survei penentuan lokasi untuk pembangunan gazebo wisata telah berhasil ditetapkan yaitu gazebo akan dibangun di pulau yang terbesar.

Pembangunan gazebo wisata di Pulau Telo tahun 2012 diharapkan menjadi langkah awal dan berdampak stimulan bagi tahap-tahap pembangunan kepariwisataan di kawasan itu pada khususnya dan pembangunan kepariwisataan kabupaten Kapuas pada umumnya.

Rabu, 29 Februari 2012

PEMILIHAN PUTRA PUTRI PARIWISATA KABUPATEN KAPUAS 2012

Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas kembali akan melaksanakan Pemilihan Putra Putri Pariwisata Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2012 di Kuala Kapuas.
 
Lomba bersifat terbuka untuk umum sepanjang memenuhi kriteria batas usia, tinggi badan  dan kriteria teknis khusus lainnya.
 
Pemilihan Putra Putri Pariwisata Tingkat Kabupaten Kapuas direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Maret 2012 dengan ketentuan bahwa waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan dapat berubah sesuai keperluan.
 
Bagi calon peserta yang berkeinginan mengikuti kegiatan dimaksud dapat berhubungan dengan Panitia Pelaksana Lomba atau Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 25 Telepon 0513  22360 Kuala Kapuas.
 
Hal-hal yang berhubungan dengan kepastian tanggal pelaksanaan, tempat lomba dan lain-lain yang bersifat  teknis pelaksanaan lomba dapat ditanyakan langsung kepada Panitia pada alamat tersebut diatas setiap hari kerja pada jam kerja.
 
Demikian pengumuman disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
 
 
Diposkan oleh

PENGUMUMAN LOMBA KULINER 2012

Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas akan melaksanakan Lomba Kuliner Masakan Khas Daerah Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2012 di Kuala Kapuas.

Lomba Kuliner tersebut bersifat terbuka untuk umum dan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2012.

Bagi calon peserta yang berkeinginan mengikuti lomba dapat berhubungan dengan Panitia Pelaksana Lomba atau Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 25 Telepon 0513  22360 Kuala Kapuas.
 
Kepastian tanggal pelaksanaan lomba, tempat lomba dan lain-lain yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan lomba dapat ditanyakan langsung kepada Panitia di alamat tersebut diatas setiap hari kerja pada jam kerja.
 
Demikian pengumuman lomba ini disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
 
 
Diposkan oleh

Selasa, 28 Februari 2012

PENGUMUMAN FESTIVAL TINGANG MENTENG PANUNJUNG TARUNG 2012

 
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas kembali akan menggelar Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2012 di Kuala Kapuas.

Lomba yang akan dipertandingkan dalam festival tahun ini adalah Tari Pedalaman, Tari Pesisir dan Karungut katagori Wajib dan Pilihan.

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak tanggal 10 Februari sampai dengan 5 Maret 2012 di Sekretariat Panitia pada kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 25 Telepon 0513  22360 Kuala Kapuas.

Adapun kepastian tanggal pelaksanaan kegiatan dan lain-lain yang berhubungan lomba tersebut dapat ditanyakan langsung kepada Panitia di alamat tersebut diatas setiap hari kerja pada jam kerja.


Demikian  pengumuman ini disampaikan, atas perhatian diucapkan terima kasih.